Pada Kamis, 20 Juni 2024, pukul 10.00 WIB, Nurul Khamidah melaksanakan sidang skripsi di ruang Laboratorium Administrasi Pendidikan. Sidang ini dihadiri oleh tiga dosen penguji, yaitu Dr. Ahmad Nurabadi, S.Pd, M.Pd, Dr. Juharyanto, M.M, M.Pd, dan Prof. Asep Sunandar, S.Pd, M.AP. Sidang ini merupakan puncak dari perjalanan akademis Nurul Khamidah di perguruan tinggi, dimana ia mempresentasikan hasil penelitiannya yang berjudul “Strategi Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru Pembimbing Khusus Kelas Inklusi di SD Anak Saleh Kota Malang”. Presentasi berlangsung lancar dan penuh antusiasme, menunjukkan pemahaman mendalam Nurul Khamidah terhadap topik yang diangkat. Para dosen penguji memberikan berbagai pertanyaan dan masukan konstruktif yang disambut dengan baik oleh Nurul Khamidah, memperlihatkan kesiapan dan kemampuannya dalam mempertahankan argumen serta metodologi penelitian yang digunakan. Setelah melaksanakan sidang sekitar satu setengah jam, akhirnya, Nurul Khamidah dinyatakan lulus yang menandai keberhasilan akademisnya yang gemilang.

Skripsi Nurul Khamidah mengangkat topik “Strategi Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru Pembimbing Khusus Kelas Inklusi di SD Anak Saleh Kota Malang”. Pada pembelajaran di kelas inklusi, Guru Pembimbing Khusus (GPK) memiliki peran penting sebagai seorang pengajar, pembimbing, dan memberikan layanan khusus untuk Peserta Didik Berkebutuhan Khusus (PDBK). Maka dari itu, untuk meningkatkan profesionalismenya sebagai seorang pengajar, keterlibatan kepala sekolah sangat penting dalam proses pembelajaran di kelas inklusi. SD Anak Saleh Kota Malang merupakan salah satu sekolah inklusi di Kota Malang yang memiliki sistem one student one teacher atau dimaknai dengan istilah head to head dalam artian satu GPK hanya menangani satu PDBK, dengan tujuan supaya GPK lebih fokus dalam penanganan anak dengan sistem penanganan full mulai dari segi pembelajaran, terapi, dan sebagai pembimbing PDBK, maka dari itu Nurul Khamidah memilih SD Anak Saleh Kota Malang sebagai tempat penelitian.

Tidak hanya mengambil data dari kepala sekolah, Nurul Khamidah juga melakukan wawancara dengan GPK, waka bidang kurikulum dan pembelajaran, koordinator level, wali kelas, ketua Yayasan Anak Saleh, serta wali murid peserta didik berkebutuhan khusus. Selain itu, pengambilan data selama penelitian juga dilakukan melalui proses observasi dan juga studi dokumentasi. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa: (1) implementasi strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan profesionalisme GPK di SD Anak Saleh meliputi, kegiatan pembinaan GPK dengan psikolog, melibatkan orang tua PDBK dalam pembuatan Program Pembelajaran Individual (PPI) bersama GPK, penyelenggaraan workshop di sekolah terkait penanganan PDBK, kepala sekolah mengikutkan GPK di pelatihan yang diselenggarakan dinas pendidikan, dorongan kolaborasi antara GPK dan wali kelas dalam membuat materi untuk PDBK, serta memasukkan GPK ke tim level sebagai wadah untuk GPK saling belajar dan melakukan sharing; (2) evaluasi kinerja GPK oleh Kepala SD Anak Saleh Kota dilaksanakan melalui tiga tahap, pertama di awal semester dalam penyusunan PPI, kemudian dalam bentuk supervisi dan juga penguatan di tengah semester, terakhir evaluasi final sebelum penerimaan rapor. Selain itu, jurnal mengajar GPK yang berisi kegiatan peserta didik berkebutuhan khusus setiap harinya juga dicek oleh kepala sekolah sebagai bahan evaluasi untuk melihat perkembangan belajar PDBK; (3) tindak lanjut dari proses evaluasi GPK dilaksanakan dengan sesekali kepala sekolah memantau bagaimana kinerja GPK di kelas. Jika terdapat GPK yang memang kurang efektif ketika melaksanakan pembelajaran dengan PDBK, akan ada cross check dari pihak-pihak terkait dan mengarah ke kegiatan pembinaan.

Dengan tekad yang kuat dan dukungan dari dosen pembimbing, keluarga, serta teman, membuat Nurul Khamidah mampu menyelesaikan skripsi dengan tepat waktu. Dengan kelulusannya ini, Nurul Khamidah tidak hanya berhasil mendapatkan gelar sarjana Administrasi Pendidikan, tetapi juga membuktikan bahwa dengan kerja keras dan tekad yang kuat, segala hal bisa dicapai. Nurul Khamidah berharap penelitiannya mengenai strategi kepemimpinan kepala sekolah untuk meningkatkan profesionalisme GPK ini dapat memberikan kontribusi positif dalam pengembangan dunia pendidikan, khususnya di sekolah-sekolah penyelenggara  pendidikan inklusi.

 

Translate »